Wow….setelah seminggu baru
semangat menulis mulai ada. Yaaa seminggu sudah…hohoho it has been a week I
leave my country to live in Ube city-Yamaguchi prefecture. Jangka satu tahun ke
depan berharap bisa melewati hari-hari yang akan sangat melelahkan ini.
Landing hari rabu minggu lalu
setelah perjalanan cukup panjang bagi gw yang g bisa tidur di atas
pesawat….weww badan ku remuk hooooaaaaa… Haneda International Airport…yeaaa di
titik ini perjalanan berkelana mengejar master dimulai (lebay). Immigration report
dan yeaappp….melewati garis batas petugas imigrasi, claim baggage dan keluar
mencari yang jemput. Hmmmmm Matsuyama san (dari AsiaSEED) jemput. Ngobrol,
perkenalan, basa-basi, trus check in for the local flight… loh..belum nyampe??
Yupppp gw harus terbang lagi ke prefecture Yamaguchi tepatnya di kota Ube.
Sekitar 1,5 jam by flight dan itu g di dampingi karena Matsuyama nya dampingi
teman2 yang mau ke Hiroshima. Sooooo….. selamat berpetualang.. bertiga doank
sama dua orang teman dari ITB. Semua petunjuk pesawat berbahasa jepang.
Pramugarinya berbahasa jepang. Tulisan cacing-cacing yang gw g bisa baca
semua…whaaaattttt…oh God..tapi yahhh kalau niat baik mah tetap aja
ya…InsyaAllah jalannya baik. Akhirnya berhasil juga landing dengan selamat di
Ube airport. Ok…setelah diliat2 bandaranya bagus banget…ademmm… (gw kira
bandaranya biasa2 aja..hahahhaah)
The moment after arrival in Ube
airport menjadi cerita awalnya kebutaan huruf dan bahasa gw. Berencana nyari
taksi eh ternyata di jemput sama mahasiswa supervisorku (sebelumnya sensei ku
dah bilang sih mahasiswanya mau jemput - cuma ya g terlalu berharap aja sih
jadi di jemput (gw lupa kalau gw dah g di Indonesia lagi)). Dan disinilah
masalahnya…bahasa jepang gw nol…dan bahasa inggris mereka juga susah dan dengan
mengandalkan gerakan tubuh dan ber “hai-hai” ria nyampe juga di ube
international house.
Misscom pertamanya itu dimulai
ketika mereka ngajak k kampus. Lah gw mikir donk secara sebelumnya sensei gw
bilang dia g di kampus (posisi nya lagi di Tokyo pas gw nyampe Ube) tapi mereka
malah ngajak ke kampus…wooowwww jangan bilang kita langsung kuliah (pikiran gw
waktu itu). Gw nanya kenapa kita g k dormitory. Mereka malah g paham dormitory
itu apa. Akhirnya ya udahlah ya…gw pasrah aja. Dari pada panjang lebar ngomong
g ada pengertian antara kita (halahhhhhhh). Terserah mereka mau bawa kemana
yang penting pesan sensei gw mereka yang akan jemput. Manut aeee lah.
Ok….dan nyampe d kampus, ternyata
malah mereka bawa ke dorm….aaaarrrgghhhhhh (udah susah payah nanya tadi kita ke
dormitory atw g n mereka g tau maksdnya dan gw juga g tau maksud mereka).
Hahahaha….. setelah registrasi macam-macam, sampai lah waktunya di kasih kunci
kamar…..yeeeeeeee…waktunya istirahat… sesuai pesanan, ada futon (dapat harga ¥6000)
di tempat tidur… ¥11.200/month for rent fee. katanya teman2 yang di jepang
sudah murah (tolong jangan dirupiahin yaaaaaaaaa) dibanding sama rent fee teman2
gw yang d daerah kota sana (Tokyo, Osaka dan sekitarnya sampai ¥50000-an).
Hohohoh…begitulaaaaahhhh murahnya sekali lagi asal jangan dirupiahin…
Dan begini nih penampakan
kamarnya….
pintu kamar, kamar mandi dan dapur
kulkas, microwave, lemari dan meja (sorry they are so messy)
tempat tidur sama futonnya di atas (pakain habis dijemur di atasnya lagi...grrrrr... maklum ya kamar cowo') hahahahahhahhaaah




Tidak ada komentar:
Posting Komentar