Rabu, 07 Oktober 2015

Yamaguchi Univeristy (Tokiwa campus)





Wow….setelah seminggu baru semangat menulis mulai ada. Yaaa seminggu sudah…hohoho it has been a week I leave my country to live in Ube city-Yamaguchi prefecture. Jangka satu tahun ke depan berharap bisa melewati hari-hari yang akan sangat melelahkan ini.
Landing hari rabu minggu lalu setelah perjalanan cukup panjang bagi gw yang g bisa tidur di atas pesawat….weww badan ku remuk hooooaaaaa… Haneda International Airport…yeaaa di titik ini perjalanan berkelana mengejar master dimulai (lebay). Immigration report dan yeaappp….melewati garis batas petugas imigrasi, claim baggage dan keluar mencari yang jemput. Hmmmmm Matsuyama san (dari AsiaSEED) jemput. Ngobrol, perkenalan, basa-basi, trus check in for the local flight… loh..belum nyampe?? Yupppp gw harus terbang lagi ke prefecture Yamaguchi tepatnya di kota Ube. Sekitar 1,5 jam by flight dan itu g di dampingi karena Matsuyama nya dampingi teman2 yang mau ke Hiroshima. Sooooo….. selamat berpetualang.. bertiga doank sama dua orang teman dari ITB. Semua petunjuk pesawat berbahasa jepang. Pramugarinya berbahasa jepang. Tulisan cacing-cacing yang gw g bisa baca semua…whaaaattttt…oh God..tapi yahhh kalau niat baik mah tetap aja ya…InsyaAllah jalannya baik. Akhirnya berhasil juga landing dengan selamat di Ube airport. Ok…setelah diliat2 bandaranya bagus banget…ademmm… (gw kira bandaranya biasa2 aja..hahahhaah)
The moment after arrival in Ube airport menjadi cerita awalnya kebutaan huruf dan bahasa gw. Berencana nyari taksi eh ternyata di jemput sama mahasiswa supervisorku (sebelumnya sensei ku dah bilang sih mahasiswanya mau jemput - cuma ya g terlalu berharap aja sih jadi di jemput (gw lupa kalau gw dah g di Indonesia lagi)). Dan disinilah masalahnya…bahasa jepang gw nol…dan bahasa inggris mereka juga susah dan dengan mengandalkan gerakan tubuh dan ber “hai-hai” ria nyampe juga di ube international house.
Misscom pertamanya itu dimulai ketika mereka ngajak k kampus. Lah gw mikir donk secara sebelumnya sensei gw bilang dia g di kampus (posisi nya lagi di Tokyo pas gw nyampe Ube) tapi mereka malah ngajak ke kampus…wooowwww jangan bilang kita langsung kuliah (pikiran gw waktu itu). Gw nanya kenapa kita g k dormitory. Mereka malah g paham dormitory itu apa. Akhirnya ya udahlah ya…gw pasrah aja. Dari pada panjang lebar ngomong g ada pengertian antara kita (halahhhhhhh). Terserah mereka mau bawa kemana yang penting pesan sensei gw mereka yang akan jemput. Manut aeee lah.
Ok….dan nyampe d kampus, ternyata malah mereka bawa ke dorm….aaaarrrgghhhhhh (udah susah payah nanya tadi kita ke dormitory atw g n mereka g tau maksdnya dan gw juga g tau maksud mereka). Hahahaha….. setelah registrasi macam-macam, sampai lah waktunya di kasih kunci kamar…..yeeeeeeee…waktunya istirahat… sesuai pesanan, ada futon (dapat harga ¥6000) di tempat tidur… ¥11.200/month for rent fee. katanya teman2 yang di jepang sudah murah (tolong jangan dirupiahin yaaaaaaaaa) dibanding sama rent fee teman2 gw yang d daerah kota sana (Tokyo, Osaka dan sekitarnya sampai ¥50000-an). Hohohoh…begitulaaaaahhhh murahnya sekali lagi asal jangan dirupiahin…
Dan begini nih penampakan kamarnya….
 pintu kamar, kamar mandi dan dapur

kulkas, microwave, lemari dan meja (sorry they are so messy)


tempat tidur sama futonnya di atas (pakain habis dijemur di atasnya lagi...grrrrr... maklum ya kamar cowo') hahahahahhahhaaah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar