Wajah itu terlihat lagi
Menatap nanar cahaya yang memudar
Di dekapan sinar surya malam
Kegundahan yang tersimpan semakin menyala menutup senyum.
Entah hukuman, cacian atau makian……!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Semua berpaling meninggalkan tekanan di diri
Langit yang kuceritakan tentang ini
Memandang murung menatap iba
Alam yang kuteriaki tentang ini
Menghembus diri mengaitkan belaian
Wajah itu terlihat lagi
Beranjak meredup……tak lagi bersahabat dengan malam
Penghuni malam yang biasa melengking menyambut diri
Menatap tajam penuh Tanya??????
Burung malam yang biasa menyanyi merdu menemani
Tak lagi bisa bersuara
Sebab nada yang biasa mengikuti wajah t’lah ikut meredup
Wajah itu terlihat lagi
Semakin meredup …… dan mati
Meninggalkan sebuah kekakuan dan sebait kalimat
“malam harus pergi karena wajah purnama tak lagi bersinar menemani”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar