Kamis, 02 September 2010

me n others

Pada saat ini untunglah saya masih bisa tersenyum. Berada dalam lingkungan dan dekapan orang-orang terbaik (dalam bahasa saya) dalam hidup saya. Saya berada disekitar orang-orang yang peduli dan sayang dengan saya sebagai tokoh utama dalam takdir saya, yang memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya. Ingin sebenarnya mengenang mereka semua dalam tulisan ini. Namun tidak mungkin sepertinya saya tuliskan karena cerita takdir saya masih berjalan sampai akhirnya tugas saya untuk memerankan saya di dunia ini berakhir dengan lepasnya jiwa saya dari jasad ini. Dan hingga saat ini saya masih bersyukur atas manusia-manusia terbaik yang pernah saya rengkuh. Terutama seseorang yang sangat saya sayangi setelah ibu. Seseorang yang telah seperti teman, bahkan lebih dari saudara. Seseorang yang telah mengajari sesuatu yang sangat tidak ingin untuk saya jalani sebagai takdir saya. Seseorang yang telah menyadarkan saya bahwa tidak mungkin dan tidak ada gunanya menyalahi dan mempersalahkan semua jalan yang telah Tuhan takdirkan untuk saya. Sebuah jalan yang pada akhirnya belum saya ketahui karena saya sendiri tidak pernah diberi skenario untuk dihafal dan mudah-mudahan akan menjadi akhir bahagia. Karena “bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia???”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar