Selasa, 09 Desember 2014

Selingkuh???? "why not"

hohoo,here i am again. ada yang unik sedang berkeliling di kepala saya saat ini. sebuah kata yang sangat akrab dalam hidup saya. mungkin sejak pertama kali saya menghirup udara keterikatan diri dengan dunia yang entah kenapa begitu sesak oleh rantaian random hubungan antar manusia, saya telah merasakan apa makna kata itu karena begitu akrabnya #sedikit lebay.
"Selingkuh" ada yang bilang indah,karena ada seni disana dan pastinya itu seni berbohong dan seni lari dari kenyataan serta pembenaran diri .hahahaa...
namun lagi-lagi ini bukan tentang saya, bukan...janji deh ini bukan tentang saya. ini hanya tentang seseorang..eh salah...tentang dua orang. dan sayangnya mereka adalah orang yang gw kenal.dan satu hal, ini bukan ngomongin orang karena saya tidak akan menyebutkan nama atau inisial. saya hanya mencoba mengambil hikmah dari peristiwa gila itu. peristiwa pengkhiatan dari sebuah hati. haaahhh maaf, saya paling membenci orang yang main-main dengan hati ketika mereka telah terikat dan maaf anda telah melakukan dosa besar bagi saya (hohohoohhoooho).tidak ada alasan anda bermain dengan hati lain ketika hati itu telah terikat dengan orang lain. dan lagi itu adalah hal paling hina bagi saya.
hmmm...tapi mungkin itulah gilanya dunia. dunia sudah gila dan memang kegilaan itu kadang memberi warna tersendiri dan bagi saya hanya satu kata "LUCU". melihat ketamakan sosok manusia yang diberi kehormatan tapi tidak bisa menghormati kehormatannya.
karena kegilaan itu saat ini saya belajar tidak peduli. selingkuh??? why not?? itu kan dosa mereka. tapi setidaknya ingatlah walau sedikit, orang-orang yang tersakiti karena tingkah kalian.

Minggu, 30 November 2014

Sebuah Refleksi

as usual, pagi ini datang ke kampus lebih awal. hanya untuk mencari pembenaran bahwa standby di kos menunggu waktu jam kuliah di mulai bukanlah sesuatu yang terlihat seksi..hahaha...
tapi bukan itu yang akan saya bagi, melainkan tamparan dari status seorang saudara di halaman facebooknya. kira-kira begini intinya
"Hanya karena diremehkan oleh seseorang pada masa lalu, jangan pernah terlintas dan terniat untuk dendam untuk sebuah pembuktian bahwa anda mampu"
see.....
secara pribadi seakan sebuah bayangan beberapa tahun lalu muncul, ketika seorang teman justru meremehkan saya dengan cita-cita saya dengan menganggap itu ketinggian karena latar belakang keluarga saya yang memang tidak seperti orang lain.cita-cita kecil yang sebenarnya sangat ingin saya capai. dan sperti sim salabim, Tuhan memberi jalannya ketika nyatanya saya berada di sini, menjalani kembali kehidupan kampus dan yang jelas "for free" -what a wonderful world i have now- hahaahaha.
memang dendam itu sedikit banyak yang mendorong saya dan Astaghfirullah, saya sedikit takabur sebelumnya, cenderung menengadahkan kepala dengan pongah menyampaikan dengan gimik walau hanya terpendam "hey you, i am here now, trying to reach my dream, my passion and now, you are nothing...nothing in my life, just like dust in my past that i blewed"
but hari ini, status sahabat itu kembali menampar saya, mengingatkan bahwa upaya ini seharusnya bukan karena dendam melainkan Ridho Tuhan untuk saya melalui do'a Ibu yang tidak putus ketika harapannya sama seperti harapan saya. dan InsyaAllah dengan ini akan ada hasil positif dari perjuangan saya disini, memenuhi keinginana saya, cita-cita saya dan jalan yang telah digariskan Tuhan untuk saya.